“Apa rasanya enak… saat aku memuaskanmu dengan mulut yang nilainya jauh melampaui seluruh tubuhmu?”
Aku adalah satu-satunya rakyat jelata di SMA khusus kaum bangsawan elite bagi kalangan 0,1% teratas. Selama tiga tahun, aku menjalani hidup yang penuh penindasan, namun segalanya berubah drastis saat perjalanan kelulusan. Mereka memiliki segalanya sejak lahir… akankah mereka mau menundukkan kepala di hadapanku, sosok yang dulunya hanyalah budak bagi mereka?













Komentar